Kamis, 31 Juli 2014
Bus Termewah di Indonesia
Selasa, 06 November 2012
1. Bus Omah Mlaku (rumah berjalan)
Bus ini dimiliki oleh PO. Nusantara. Interior di dalam bus ini tidak
perlu diragukan lagi, didalamnya seperti rumah mewah yang sedang
berjalan. Didalamnya ada TV, sofa yang dilapisi kulit, kursi pijat
elektronik, dapur, dan toilet yang mewah. Dengan investasi Rp 3 miliar,
bus ini bisa menjadi pilihan tepat untuk perjalanan jauh. Sementara itu,
bus ini dipatok Rp 6 juta per 3 hari.



2. Bus Sumber Alam (Bus limo terpanjang dan termewah di Indonesi)
+ Panjang 12,60 meter, lebar 2,5 meter, tiga sumbu, dan beroda 10
+ Berbasiskan Mercedes benz tipe OH1518 7000 CC tahun 1985
+ Tangga hidrolis dengan remote control untuk naik dan turun penumpang
+ Sofa melingkar, LCD 42 inchi, meja makan, toilet kelas pesawat plus wastafel.
+ Kamera night vision, spion digital anti embun, lampu HID, GPS maping area.
(kesimpulan) Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) kembali menganugerahkan penghargaan rekor. Kali ini mencatat bus terpanjang dan termewah di Indonesia. Limo Bus milik PO Sumber Alam dengan panjang 12,60 meter dan lebar 2,5 meter itu tercatat sebagai rekor Muri ke 3827.
Bus yang memiliki tiga sumbu dan beroda 10 tersebut memiliki berbagai fasilitas yang terhitung tak sewajarnya. Antara lain memiliki ruang VIP pada bagian buritannya. Di ruang tersebut, ada sofa melingkar dengan satu televisi layar datar 42 inchi. Di ruang ini, penumpang bisa menonton TV, film, dan karaoke.
Di bagian tengah, tersedia 7 kursi empuk yang bisa dinaikturunkan. Juga ada meja untuk tempat makan sembari menonton 2 televisi LCD 21 inchi. Selain itu, toilet kelas pesawat plus wastafel juga disediakan. Terakhir, sebuah tangga hidrolis dengan remote control memanjakan penumpang untuk naik dan turun bus.
Direktur Operasional PO Sumber Alam Antoni Stevani, di sela-sela pemberian penghargaan Muri di halaman Kampung Laut, Semarang, Minggu 26 Juli 2009 mengatakan, bus tersebut berbasiskan Mercedes benz tipe OH1518 7000 CC tahun 1985. Karoseri Laksana kemudian melakukan modifikasi pada bagian sasis, bodi, dan interiornya. Praktis modifikasi diperlukan waktu 1 tahun.
Fasilitas pendukung juga diberikan untuk memudahkan sopir mengemudi. Antara lain, kamera night vision untuk melihat bagian belakang bus, spion digital, dengan teknologi anti embun dan lampu HID yang bersinar kuat. Juga dipasang GPS untuk maping area, sehingga sopir akan tahu mana jalur yang akan dan sudah dilaluinya.
Namun butuh waktu lama untuk melihat bus bernopol AA 1485 DL ini sebagai angkutan umum. Sebab, aturan jalan raya hanya membolehkan bus memiliki panjang maksimal 12 meter. Padahal di banyak negara di dunia, bus sepanjangi ini sudah banyak digunakan. Selain bisa menampung penumpang lebih banyak, bus tiga sumbu juga lebih ramah untuk jalan, karena beban yang tertumpu pada roda bisa lebih merata jadi jalan tidak cepat rusak.
Manajer Muri, Paulus Pangka mengatakan, berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian, pihaknya menetapkan bus milik Judi Setijawan Hambali tersebut sebagai pemilik rekor Muri ke 3827. (Radar Semarang, Senin 27 Juli 2009)
+ Berbasiskan Mercedes benz tipe OH1518 7000 CC tahun 1985
+ Tangga hidrolis dengan remote control untuk naik dan turun penumpang
+ Sofa melingkar, LCD 42 inchi, meja makan, toilet kelas pesawat plus wastafel.
+ Kamera night vision, spion digital anti embun, lampu HID, GPS maping area.
(kesimpulan) Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) kembali menganugerahkan penghargaan rekor. Kali ini mencatat bus terpanjang dan termewah di Indonesia. Limo Bus milik PO Sumber Alam dengan panjang 12,60 meter dan lebar 2,5 meter itu tercatat sebagai rekor Muri ke 3827.
Bus yang memiliki tiga sumbu dan beroda 10 tersebut memiliki berbagai fasilitas yang terhitung tak sewajarnya. Antara lain memiliki ruang VIP pada bagian buritannya. Di ruang tersebut, ada sofa melingkar dengan satu televisi layar datar 42 inchi. Di ruang ini, penumpang bisa menonton TV, film, dan karaoke.
Di bagian tengah, tersedia 7 kursi empuk yang bisa dinaikturunkan. Juga ada meja untuk tempat makan sembari menonton 2 televisi LCD 21 inchi. Selain itu, toilet kelas pesawat plus wastafel juga disediakan. Terakhir, sebuah tangga hidrolis dengan remote control memanjakan penumpang untuk naik dan turun bus.
Direktur Operasional PO Sumber Alam Antoni Stevani, di sela-sela pemberian penghargaan Muri di halaman Kampung Laut, Semarang, Minggu 26 Juli 2009 mengatakan, bus tersebut berbasiskan Mercedes benz tipe OH1518 7000 CC tahun 1985. Karoseri Laksana kemudian melakukan modifikasi pada bagian sasis, bodi, dan interiornya. Praktis modifikasi diperlukan waktu 1 tahun.
Fasilitas pendukung juga diberikan untuk memudahkan sopir mengemudi. Antara lain, kamera night vision untuk melihat bagian belakang bus, spion digital, dengan teknologi anti embun dan lampu HID yang bersinar kuat. Juga dipasang GPS untuk maping area, sehingga sopir akan tahu mana jalur yang akan dan sudah dilaluinya.
Namun butuh waktu lama untuk melihat bus bernopol AA 1485 DL ini sebagai angkutan umum. Sebab, aturan jalan raya hanya membolehkan bus memiliki panjang maksimal 12 meter. Padahal di banyak negara di dunia, bus sepanjangi ini sudah banyak digunakan. Selain bisa menampung penumpang lebih banyak, bus tiga sumbu juga lebih ramah untuk jalan, karena beban yang tertumpu pada roda bisa lebih merata jadi jalan tidak cepat rusak.
Manajer Muri, Paulus Pangka mengatakan, berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian, pihaknya menetapkan bus milik Judi Setijawan Hambali tersebut sebagai pemilik rekor Muri ke 3827. (Radar Semarang, Senin 27 Juli 2009)

3.AMTrans Luxurious, Eksekutif Travel dengan Caravan Style
Sekilas melihat seluruh fasilitas ini adalah semua furniture yang biasa kita dinikmati di rumah ataupun di hotel-hotel. Siapa sangka? ternyata ini adalah bagian dari sebuah bus executive travel bernama AMTrans Luxurious Bus yang melayani beberapa rute, seperti Jakarta-Bandung dan Jakarta-Yogyakarta.
Jasa executive travel ini dinaungi oleh sebuah perusahaan brownies nomor satu di Bandung, yaitu Amanda Company Group. AMTrans Luxurious juga diklaim sebagai satu-satunya armada Bis Caravan berkonsep Super Luxury di Indonesia.
AMTrans mewah terdiri atas empat edisi,
yaitu Platinum I Edition, Platinum II Edition, Gold Edition dan Silver
Edition. Kedua kelas tersebut sama-sama dilengkapi dengan Leather Sofa,
LCD TV, AC, DVD dan Karaoke Set. Silver dan Gold Edition memiliki
kapasitas hingga 8 orang, hanya saja, Gold Edition lebih lengkap dengan
Smooking Room, Dinning Table, GPS, Tempat Tidur, Bathroom (shower) dan Lemari Es.
Setingkat lebih mengagumkan dari Gold Edition, Platinum I dan II Edition dirancang sangat mewah dengan 2 leather sofa, full leather seat, LCD Televisions, DVD dan Karaoke Set, 2 Level Bed, Dining Table, GPS, Wi-Fi Internet, Bathroom (shower), AC, Kitchen Set, serta sebuah Kursi Eletrik Massage. Kedua bus ini memiliki kapasitas 10-12 seats. Perbedaan Platinum I dan Platinum II Edition berbeda dari dekorasinya. Platinum I terasa lebih luas dan tentunya lebih nyaman.
Bemula dari hobi automotive, awalnya
bus ini hanya diciptakan oleh pemilik AMTrans Luxurious untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya. Dalam perjalanannya, bus ini beralih menjadi
komersil, kemudian dibentuklah unit bisnis baru dalam bidang
transportasi dengan nama Angsana Megah Transportasi atau disingkat
menjadi AMTrans, yang menganut konsep dasar caravan style.
Beroperasi sejak tahun 2010, jarak
terjauh yang telah ditempuh oleh AMTrans Luxurious adalah Riau.
Sebanyak 60 persen penyewa bus AMTrans Luxurious merupakan kalangan
selebriti dan 95 persen diantaranya berasal dari Jakarta. Bahkan
Keluarga Cendana pernah menggunakan bus ini untuk liburan.

Tidak ada komentar:
Ikon, Kemewahan ‘Rumah Berjalan’ Ala Punggawa Sirkuit Eropa
Ikon, Kemewahan ‘Rumah Berjalan’ Ala Punggawa Sirkuit Eropa
Jacques Villeneuve dan "Rumah Berjalan" yang mewah.
Foto: dailymail
Sayangi.com - Jika sebagian orang merasa tak
nyaman ketika harus melakukan perjalanan dengan akomodasi bus, lain
halnya dengan bus unik yang satu ini. Rumah berjalan super mewah ala
punggawa sirkuit Eropa ini menjamin kenyamanan dan eksotika perjalanan
Anda selama menelusuri kawasan di Eropa.
Dilansir dari surat kabar Heraldsun, setidaknya ada 3 pembalap Formula 1 pernah menjadi pemilik dari bus hotel bernama Icon Experience ini. Jacques Villeneuve adalah pemilik pertama bus ini. Pada tahun 1997, perusahaan Amerika Serikat, Newell telah bersedia mewujudkan impiannya untuk memiliki “rumah berjalan” super mewah.
Dilansir dari surat kabar Heraldsun, setidaknya ada 3 pembalap Formula 1 pernah menjadi pemilik dari bus hotel bernama Icon Experience ini. Jacques Villeneuve adalah pemilik pertama bus ini. Pada tahun 1997, perusahaan Amerika Serikat, Newell telah bersedia mewujudkan impiannya untuk memiliki “rumah berjalan” super mewah.
Mercedes-Benz Sprinter jadi rumah mewah berjalan
Mercedes-Benz Sprinter jadi rumah mewah berjalan
Mercedes-Benz Sprinter (nydailynews)
Berita Terkait
-
Mercy sokong mobilitas pemudik mobil premium dan bus
- Ini dia mobil imut edisi terbatas dari Mercedes-Benz
- Polda: Mobil mewah patroli Lotus hasil pinjaman
Merdeka.com - Mercedes-Benz
Sprinter tidak hanya sekedar menjadi mobil van yang cukup memiliki
ruang luas. Kali ini rumah modifikasi Lexani Motorcars, mengubah
Mercedes-Benz B6 Sprinter menjadi tempat tinggal yang nyaman dan mewah .
Selain
itu mobil ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang sangat lengkap.
Selain itu beberapa bagiannya perangkat fasilitas di dalamnya juga
dilapisi dengan emas.
Dalam
interior yang terlihat terdapat empat kursi penumpang dan kursi kabin
pengemudi yang dilapisi kulit krim kualitas tinggi. Mobil ini juga
dilengkapi dengan toilet keramik mewah, lantai marmer, tempat cuci
tangan dan lemari baju dari emas, sepeyri halnya diberitakan
Nydailynews, Senin (05/08).
Rumah
modifikasi, Lexani Motorcars juga menawarkan pilihan interior sesuai
selera dan kebutuhan calon bos penggunanya. Apakah untuk tempat kerja
pribadi, ruang bicara bisnis, meeting dengan direktur, atau sekadar
bersantai.
Meskipun
bisa sesuai keinginan konsumen, namun Lexani tetap memrikan fasilitas
dasar seperti akses internet 4G, televisi 14 inch dan perangkat canggih
lainnya. Mengenai harga mobil rumah mewah ini antara 450 ribu dollar
sampai 500 ribu dollar atau antara Rp 2,3 miliar samapai Rp 5 miliar.
Bus Mewah Seperti Rumah!
Bus Mewah Seperti Rumah!
Yuhuu, bisa karaoke di dalam bis ini, lho. Foto: tabloidnova
Mau mudik nyaman? Nah, bus ini jawabannya.
Sebuah bus mewah yang diberi nama "Omah Mlaku" yang berarti rumah
berjalan dalam bahasa Jawa membuat penumpang benar-benar dimanja oleh
berbagai fasilitas mewah.
Penumpang bisa berkaroeke di dalam bus. Ada dapur, bahkan toilet dan tempat tidur. Bener-bener enggak kerasa naik bus!
Omlah Mlaku dibuat khusus oleh perusahaan transportasi PO Nusantara
untuk memenuhi kebutuhan bus dengan fasilitas yang mewah dilengkapi
dengan aneka perlengkapan rumah dan teknologi canggih.
Bus super mewah ini bisa dijumpai di kota Kudus, Jawa Tengah. Tempat
duduk yang disediakan berupa sofa berlapis kulit yang dilengkapi dengan
kursi pijat elektronik serta televisi LCD 32 inci.
Ada dapur kering di dalam bus Omlah Mlaku. Foto: blogspot
Bisa masak di dalam bus? Yup, bener banget, tuh.
Omlah Mlaku ini punya fasilitas dapur kering yang lengkap dengan kulkas, microwave, pemanas air, dan pemanggang roti. Komplit!
Enak banget, deh, naek bus yang hanya sanggup menampung belasan orang saja.
Kalo pas lagi capek, tinggal tidur di tempat tidur yang ada di bagian belakang. Di sana juga ada toiletnya, lho.
Kalo diperhatikan lagi konsep bus ini sangat mirip dengan pesawat,
dilengkapi dengan fasilitas GPS (melacak keberadaan sebuah tempat) yang
dihubungkan ke monitor.
Kamu juga bisa bermain internet sepuasnya menggunakan hotspot. Canggih, kan?
Begitu nyaman dan enaknya naik bus Omlah Mlaku sampai-sampai harganya
pun mahal selangit! Kamu harus merogoh uang 6 juta rupiah untuk sewa
bus selama 13 jam! Hayoo, siapa mau coba? (Annisa/Kidnesia/berbagaisumber)
Bus Disulap Jadi Rumah Berjalan
Bus Disulap Jadi Rumah Berjalan
Sudah
jadi rahasia umum bahwa moda transportasi kita amat memprihatinkan.
Selain karena angka kecelakaan cukup tinggi, servis, keamanan maupun
kenyamanannya pun masih rendah. Tapi, sekarang Anda tidak perlu
khawatir. Sudah ada bus yang dibuat demi memenuhi kebutuhan akan
kenyamanan, keamanan, sekaligus suasana eksklusif. Lupakan saja
perjalanan darat yang membosankan. Inilah “cyber bus”, sebuah unit bus
yang mengusung konsep entertainment rumah dan kantor.Perusahaan Otobus (PO) Nusantara mem-branding-kan bus ini dengan sebutan Omah Mlaku. Kata ini dalam bahasa Jawa berarti “rumah berjalan”. Memang demikianlah adanya. Bus ini didesain seperti rumah berjalan. Di dalamnya ada sofa berlapis kulit, kursi pijat elektronik, kamar tidur dengan dua bed, kamar mandi, mini kitchen yang dilengkapi microwave, kulkas mini, lemari, dan meja.
Bukan cuma itu. Penumpang juga bisa menempuh perjalanan sambil berkaraoke-ria. Di dalam bus disediakan perangkat multimedia berupa LCD TV 32 inci plus satu set DVD karaoke dan 2 buah LCD TV 20 inch yang dipasang di kamar tidur dan di sisi belakang ruang utama. Bus ini mampu memuat 10 orang penumpang sesuai dengan batas kenyamanan.
Hebatnya lagi, bus ini dilengkapi dengan perangkat GPS Navigation dan CCTV yang dipasang di bagian depan. Dengan begitu, penumpang yang berada di ruang utama maupun ruang tidur tidak perlu susah payah bertanya pada supir tentang keberadaan bus atau sisa jarak tempuh dari tempat tujuan.
Di samping itu, penumpang dimanjakan pula dengan fasilitas internet. Bus ini difasilitasi dengan teknologi High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) atau 3,5 G yang memberikan layanan internet dengan kecepatan sampai 3,6 Mps. Fasilitas ini merupakan hasil kemitraan PO Nusantara dengan PT Indosat Tbk. Oleh karenanya, bus ini akrab dikenal sebagai Cyber Bus. PO Nusantara juga bermitra dengan Baze untuk instalasi sound system.
“Fasilitas internet ini mendukung kinerja kantoran. Mereka bisa melakukan teleconference dengan webcam maupun Voice Over Internet Protocol. Meski sedang melakukan perjalanan jauh, mereka masih bisa melakukan kontak online dengan kantor,” ungkap Andy Darwaman A, IT Manager PO Nusantara.
Menurut Andy, bus tersebut merupakan konsep lama dari Handojo Budianto, Direktur Utama PO Nusantara, setelah terinspirasi dengan berbagai moda transportasi modern di negara-negara Eropa yang pernah ia kunjungi. Eksekusinya dilakukan bertahap. Pada tahun 2005, Handojo mendapat bus baru dengan chasis Volvo special engine dengan tipe B 12M dengan mesin tengah. Menurutnya, saat ini di Indonesia cuma ada satu tipe bus seperti itu. Mesin bus mempunyai volume 12.000 cc dan house power (HP) 420. Tidak lama kemudian, bus ini pun “disulap” oleh kreativitas desain interior PO Nusantara menjadi Omah Mlaku dan di-launching pada Januari 2008.
Diakui Andi, proses eksekusi Cyber Bus ini tidaklah gampang. Beberapa kali konsep ini ditolak oleh sejumlah operator. “Malahan, kami dibilang gila atau aneh-aneh saja membuat bus macam itu di Indonesia. Akhirnya, kami berhasil merangkul Indosat,” katanya.
Untuk sementara ini, status bus ini adalah sewa. Sementara, segmen yang dijadikan target pasar adalah family, korporat maupun instansi pemerintah. Menurut Andy, keluarga bisa mengakses bus ini demi kenyamanan sekaligus keintiman selama perjalanan. Sedang untuk korporat, bisa digunakan oleh menjamu tamu penting perusahaan maupun para eksekutif. “Target dari bus ini tak lain adalah mewujudkan kehendak kami untuk memberi kenyamanan lebih pada penumpang. Ini yang pertama kali ada di Indonesia,” katanya.
Untuk beberapa orang, brand Omah Mlaku terkesan medok (kental) Bahasa Jawanya. Tapi, hal itu memang disengaja. “Kalau kami pakai nama seperti bus lain pada umumnya, itu kurang greget. Kami mau mengusung nuansa klasik,” kata Andi.
Sementara itu, promosi tentang layanan bus dilakukan dengan bekerja sama melalui berbagai media, baik cetak maupun online. Untuk segmen korporat, bus ini dipromosikan kepada seluruh klien PO Nusantara. “Memang, promosi kami tidak terlalu open. Tapi, ada sebuah bank yang mau menyewa bus ini hanya untuk rapat di jalan. Sambutannya cukup antusias. Bahkan, beberapa bulan ini, bus kami sudah full booking,” tegasnya.
Soal harga, Omah Mlaku yang menelan investasi sekitar Rp 2 miliar ini mematok harga rasional sebesar Rp 5 juta per hari (selama 18 jam). Harga ini sudah termasuk supir dan akses fasilitas-fasilitas yang disebut di atas. Namun, harga tersebut tidak termasuk biaya parkir, pajak masuk tempat wisata, dan sebagainya. Untuk sementara, bus ini hanya dioperasikan di wilayah Jawa. “Kalau ditimbang dengan kenyamanan dan fasilitasnya, harga ini lumayan murah. Bahkan, sebelumnya kami pasang harga Rp 7 juta per hari. Kami menargetkan bus ini bisa beroperasi 10-15 kali sebulan,” katanya.
Tanggapan positif terhadap bus ini pun bermunculan. Salah satunya datang dari pengamat transportasi Dharmaningtyas. Menurutnya, keunggulan bus ini adalah kemampuannya menjadi alternatif moda transportasi baru yang menyasar orang yang benar-benar ingin menikmati kenyamanan dalam perjalanan. Meski, untuk kalangan umum, ia melihat animo masyarakat belum tinggi dengan inovasi semacam ini. Sebab, mereka masih mengharapkan moda transportasi murah.
“Tapi, untuk masa-masa tertentu seperti liburan, keluarga bisa menggunakan bus ini untuk mendukung suasana santai dan segar. Saya melihat masyarakat kelas menengah-atas dan eksekutif perusahaan akan tertarik mencoba bus model ini,” katanya.
Tahun ini, PO Nusantara berencana akan merilis satu unit bus lagi yang diformat bagi pasangan yang sedang honeymoon, dengan desain interior dibuat sedemikian rupa agar mendukung suasana romantis. Oleh karena itu, bagi yang ingin berbulan madu dengan cara lain daripada yang lain, boleh juga menjajalnya.
Rabu, 30 Juli 2014
Rumah Berjalan (OMAHMLAKU)
Rumah Berjalan (OMAHMLAKU)
Cyberbus Omahmlaku : Laku untuk Jalan-jalan dan Bisnis
Ini
adalah bis supermewah pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas
lengkap ala kantor dan rumah. Harga sewanya pun melejit hingga puluhan
juta rupiah. Sayangnya, bis ini baru satu unit, sehingga untuk
memesannya Anda harus mengantri…Belum
genap setahun sejak diluncurkannya bulan Februari 2008, Cyberbus yang
memiliki nama khas Jawa ‘Omahmlaku’ atau rumah berjalan ini terus
kebanjiran pesanan. Baik datang dari kalangan keluarga, artis,
perusahaan maupun instansi pemerintah. Soal harga memang relatif. Bisa
dikatakan mahal, bisa juga tidak sama sekali. Apalagi jika harga yang
dikeluarkan itu sebanding dengan fasilitas yang diperoleh, tidaklah
mustahil klien Anda pun akan ketagihan dan dengan senang hati tanpa
diminta secara otomatis akan mempromosikannya pada orang lain. Seperti
yang dialami oleh Omahmlaku, yang menjadi ikon Recretional Vehicle-nya Indonesia.Cyberbis keluaran Perusahaan Otobus (PO) Nusantara ini, menurut Andy Darmawan, Manajer
IT PO Nusantara sama sekali belum pernah beriklan dan melakukan promosi
khusus. Hanya di awal peluncurannya pernah mengundang sejumlah wartawan
media lokal untuk bersama-sama melakukan roadshow pengetesan
jaringan Indosat yang dipasang dalam bis di sejumlah kota di Jawa
Tengah dan Yogyakarta. Untuk pengadaan fitur Cyberbis ini PO Nusantara
menggandeng PT Indosat regional Semarang. Selang
berapa lama, Omahlaku pun menjadi pembicaraan cukup seru di sejumlah
media lokal, nasional, dan blog internet. Publikasi gratis pun menyebar
hingga ke telinga komunitas Bis Mania. Tak heran, selama beberapa bulan
sejak peluncuran, bis ini menjadi diskusi hangat di dunia maya yang
diikuti berbagai kalangan. Rata-rata respon mereka pun sangat positif
dan mengaguminya meski beberapa ada yang berceloteh bus supermahal dan
meragukan kenyamanan penggunaan laptop dalam bis. Sejak saat itu
pemesanan terus berdatangan. Bahkan sejak peluncurannya di bulan
Februari hingga Mei 2008, bis ini sudah fullybook.“Fenomena
ini sungguh diluar dugaan kami. Karena pada awalnya kami memang tidak
bermaksud menyewakan, hanya untuk keperluan pribadi Bapak Handoyo
Budijanto” tutur Andy dengan sumringah. Sebagai orang lama di PO
Nusantara, Andy tahu benar bagaimana proses lahirnya Omahmlaku. Ia
bercerita, pemilik perusahaan bis PO Nusantara, Handoyo Budijanto sudah
lama bermimpi ingin memiliki bus super lengkap dengan fasilitas lux yang
memudahkannya berkoordinasi dan memantau operasional perusahaannya yang
kini memilki armada berjumlah 300 unit. “Sambil bekerja, biar sekalian
berwisata. Karena Bapak suka traveling bersama keluarga,” Andy
bercerita.Inspirasi
lahirnya ide itu tentu tak lepas dari pengalaman Handoyo melakukan
perjalanan ke luar negeri, kerap menemui bis-bis serupa bersileweran di jalan. Di Eropa dan AmerikaRecreational Vehicle (RV)
ini memang sudah demikian populer. Tetapi untuk Indonesia, bisa
dikatakan langka karena belum ada yang berani berinvestasi membuatnya.Alasannya,
tentu adalah masalah modal yang tidak sedikit. Bisa dimaklumi, untuk
pengadaan Omahmlaku, PO Nusantara yang berkantor pusat di Kudus ini
berinvestasi sekitar Rp 4 Miliar.Tahun
2005, Handoyo mulai melakukan gerilya mencari mesin terbaik yang pas
untuk kendaraan RV termasuk juga menawarkan kerja sama ke sejumlah
operator. Idenya membuat RV kerap dinilai aneh oleh sejumlah operator.
Ia pun
menemui penolakan dari beberapa operator seluler ternama negeri ini.
“Alasan mereka cukup bisa dipahami karena kondisi jalan di Indonesia
yang masih belum baik dan merasa pesimis terhadap respon pasar,” terang
Andy. Tapi, yang namanya Handoyo tetap bersikeras, toh memang
ia tidak bermaksud mengkomersilkan. Hanya untuk keperluan pribadi saja.
Diantara sejumlah operator yang menolak itu, hanya Indosat Regional
Semaranglah yang menerima. “Sebenarnya kami hanya ingin menunjukkan
kepada masyarakat bahwa fasilitas internet bisa dinikmati di dalam bis.
Singapura bisa, kenapa kita bisa,” ujar Antonius Welly Purnomo, Value Added Services and Community, Indosat Regional Semarang.Kurang
lebih 3 tahun, impian Handoyo menjadi kenyataan. Awal 2008, bis hasil
karoseri Adiputro Malang yang berkonsep rumah-kantor berjalan ini siap
meluncur. Jika dilihat daribody bis, desain, mesin,
juga fitur telekomunikasi yang digunakah, investasi milyaran rupiah itu
cukup masuk akal. Bayangkan saja, begitu memasuki bis berukuran standar
12 x 3 meter, Anda seperti memasuki rumah mewah. Desain interior hasil
karya desainer bis PO Nusantara ini tertata apik bernuansa moderen
minimalis dengan warna coklat muda terlihat elegan. Di dalamnya terdapat
ruang meeting informal yang terdiri dari sofa panjang berlapis kulit dan dua sofa putar. Di sudut kanan dan kirinya tersedia pula sofa kecil plus meja yang bisa digunakan untuk internet atau menyelesaikan pekerjaan kantor.Jika tubuh Anda pegal-pegal, tersedia kursi pijat elektrik yang menghadap langsung ke layar LCD TV screen 32
inch . Seperangkat DVD player pun dapat Anda gunakan untuk karaoke.
Sebagaimana layaknya rumah, di dalamnya ada hamparan kamar tidur dengan 2
tempat tidur susun yang dilengkapi TV screen 20 inch. Di ruang terpisah, terdapat pula toilet, dapur keringmini lengkap dengan microwave,
kulkas, lemari dan meja makan. Anda dapat menikmati semua fasilitas
tersebut tanpa khawatir mati listrik. Pengelola telah menyiapkan daya
listrik sebesar 2.000 watt dengan 75 watt tambahan. Untuk kenyamanan
optimal, bis ini dapat ditumpangi maksimal 10 orang.Akses internet pun tidak kalah serunya Anda nikmati meski bis dalam keadaan berjalan. Karena teknologi High Speed Downlink Packet Access (HSDPA)
atau 3,5 G yang disediakan Indosat dapat memberikan layanan data atau
internet dengan kecepatan hingga 3,6 Mpbs. Kecepatan ini dapat optimal
dipakai pada dua laptop, sekaligus melakukan video conferencemelalui webcam maupun Voice over Internet Protocol( VoIP). Layanan 3,5 G ini telah teraksesVirtual Private Network (VPN)
sehingga dapat dimanfaatkan jika Anda ingin berkomunikasi dengan kantor
Anda melalui jaringan intranet. Jika suatu daerah kedapatan tidak ada
jaringan 3,5 G, internet tetap bisa diakses dengan menggunakan jaringan
GPRS yang berpindah secara otomatis tanpa Anda ketahui. Kendati begitu,
baik tidaknya penerimaan data dan lancarnya proses komunikasi menurut
Antonius Welly, sangat tergantung dari provider di kantor tempatnya berkomunikasi.Semua
aktivitas tersebut dapat anda lakukan dalam bis tanpa Anda merasakan
sedikitkpun goncangan disebabkan kondisi jalan rusak dan tidak rata.
Kestabilan Kecanggihan tersebut diciptakan dari mesin tengah Volvo tipe
B12M 12.000 cc (bus pariwisata umumnya 6.000 – 8.000 cc) yang menyemburkan tenaga sebanyak 420 HP (Horse Power).
Apalagi didukung dengan teknologi suspensi udara yang bisa diatur
sehingga Anda benar-benar seperti melayang stabil tanpa merasakan
getaran yang berarti. Kendatipun bis ceper ini tengah melintasi jalan
tidak rata, mesin ini akan mengaturnya sehingga berjalan sangat lambat.
“Mesin ini diimpor khusus dari Swedia dan harganya sangat mahal,” tutur
Andy yang mengaku belum ada kendaraan di Indonesia yang memiliki mesin
ini.Niat
awal bukan untuk komersil rupanya tidak bertahan lama. Handoyo pun
mengendus peluang bisnis dari pasar yang terlanjur diciptakan. Baru
berumur tiga minggu, order dari sejumlah perusahan, instansi pemerintah,
ataupun pribadi satu per satu berdatangan. Ada yang untuk perjalanan bisnis, menjamu tamu dan pejabat luar daerah. Omahmlaku pun laku disewakan dengan tarif Rp 5 juta per 18 jam awalnya.Dalam
sebulan bisa mencapai 3 sampai 5 pemesanan. Jumlah ini selintas
terlihat kecil. Tapi ini memang angka ideal untuk batasan pemesanan.
Rupanya untuk memesan bis ini, pengelola telah menentukan batas minimal
waktu perjalanan dan jarak. Hukum ekonomi pun berjalan. Makin
dibutuhkan, harga pun makin tinggi. Bersamaan
dengan naiknya BBM, tarif bis dinaikkan menjadi Rp 6 juta per 18 jam
dengan minimal pemakaian tiga hari untuk rute Jakarta- Bandung.
Sedangkan untuk Jakarta –Yogyakarta, minimal penyewaan enam hari dan
untuk Jakarta – Surabaya, minimal delapan hari.“Tarifnya
kita tetapkan sama, yang berbeda hanyalah batas minimal pemakaiannya,”
tambah Andy. Semakin jauh jarak, semakin lama minimal pemakaiannya.
Tarif sebesar itu hanya untuk sewa bis sekaligus menikmati fasilitas di
dalamnya dan ongkos bensin. Sekalipun di dalam tersedia dapur kering dan
kulkas, untuk makanan dan minumannya diserahkan sepenuhnya kepada Anda.Soal
tarif rupanya tidak begitu mengganggu sejumlah kalangan tertentu. Sebut
saja bagi pengusaha komputer dan penulis buku komputer asal Semarang,
Lukas Lukmana. Ketika itu, bulan Maret, ia mendapat informasi Omahmlaku
dari membaca surat kabar lokal. Pria yang hobitraveling ini
langsung tertarik. Kebetulan pada saat itu ia juga punya acara membuat
video klip ruhani anaknya. Tanpa berfikir panjang, ia langsung memboyong
istri, dua orang anaknya serta kru menikmati Omahmlaku selama dua hari
satu malam. Demi perjalanan berjalan lancar, sebelumnya ia mempersiapkan
rencana perjalanan tempat-tempat mana yang akan dikunjungi di Semarang
dan Solo untuk dilaporkan pada pengelola bis. Aturan ini memang
diberlakukan pengelola untuk seluruh penyewa untuk mempermudah
pemantauan bis. “Meski mereka telah menyewa, selama perjalanan tetap
kita pantau,” terang Andy.Pelayanan
yang optimal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi Lukman. “Wah kalo
seandainya bis ini ada sejak dulu, Saya pasti jadi langganannya. Senang
sekali, saya bisa menikmati perjalanan sambil bekerja,” ujar Lukman puas
dan dengan senang hati pula mempromosikan bis ini ke beberapa
koleganya. Kendati begitu, Lukman menyayangkan bis ini belum bisa
dipakai untuk luar Jawa karena ia ingin sekali berlibur ke Bali dengan
Omahmlaku. Keterbatasan ini pun diakui Andy. Sebenarnya bukanlah masalah
fasilitas jalan, tetapi lebih pada body bis
Omahmlaku yang terlalu ceper sehingga menyebabkan mesin bisa menyeruduk
bagian tertentu saat penyeberangan dengan kapal Feri.Kepuasan
senada dirasakan karyawan Pabrik Rokok (PR) Sukun asal Kudus, Bambang
Wijayanto yang kerap mengatur perjalanan bisnis kantornya. Beberapa kali
ia menyewa Omahmlaku untuk berbagai keperluan. Diawali pada bulan April
lalu, bersama 8 orang tim penjualan perusahaannya mengadakan perjalanan
bisnis ke kantor Cabang di Semarang. Mereka pun memanfaatkan optimal
fasilitas bis ala kantor ini. Pengalaman yang menyenangkan ini
mendorongnya kembali
menyewa Omahmlaku di bulan berikutnya. Tapi bukan untuk keperluan
bisnis di kantornya, melainkan untuk menjemput artis ibu kota yaitu
Rosa, Yuni Sara, dan Tompi untuk mengisi hiburan resepsi anggota
keluarganya. Selama perjalanan dari Bandara, diakui Bambang, para artis
ibu kota itu sangat senang. Mereka bisa istirahat memelihara stamina
sebelum manggung. Bahkan, ketika ditawarkan ruang lain untuk ganti
kostum, mereka lebih memilih kamar di Omahmlaku. Respon dari artis yang
positif ini segera menggerakkannya untuk memesan bis ini untuk bulan
Agustus dengan tujuan sama yaitu menjemput artis. Karena, di bulan
Agustus, perusahaannya akan mengadakan eventpromosi.Pada saat itu, pemesanan dari berbagai instansi sudah mulai marak. Tiket yang sudah reservasi itu harus waiting list,
bisa dapat bisa juga tidak. Dan benar saja, ketika menjelang hari H, ia
tidak kebagian karena pada saat bersamaan bis yang dilengkapi CCTV ini
digunakan oleh Wakil Presiden, Yusuf Kalla yang ingin meninjau pabrik
gula di Kendal Jawa Tengah. Belum lama, Omahmlaku juga disewa oleh
sejumlah menteri, salah satunya Menteri Perindustrian, Rini Suwandi
untuk kunjugan kerja ke daerah. Artis Ahmad Dani pun pernah memakai bis
untuk liburan, menyusul artis tiga Diva (Titi DJ, Ruth Sahanaya, dan
Krisdayanti) untuk perjalanann konsernya ke Jogya, Solo dan Semarang.Bis
ini memang merupakan jawaban atas kebutuhan bukan saja bagi para
eksekutif yang punya mobilitas tinggi, tetapi juga keluarga, dan para
artis. Respon pasar yang antusias ini segera ditangkap PO Nusantara
untuk membuat Omahmlaku jilid dua dengan standar mesin tidak setinggi
jilid satu. Tingginya investasi masih perlu hitung-hitungan bisnis yang
seksama. Meski Andy tidak menyebut berapa lama bis jilid satu ini akan
balik modal, setidaknya keberanian PO Nusantara menangkap peluang pasar
menjadi keunggulan tersendiri bagi perusahaan yang telah malang melintang selama kurun waktu 40 tahun.Bis Omahmlaku jilid 2. direncanakan akan keluar pada Mei 2009 dengan menggunakan mesin Scania Irizar front engine 9.000 cc masih keluaran Swedia. Dengan kapasitas mesin bis super eksekutif ini,
tentunya fitur-fitur dalam bis Omahmlaku sebelumnya akan turut
disesesuaikan. Yang jelas, harganya bias lebih murah sehingga dapat
terjangkau oleh sebagian besar masyarakat. Anda ingin mencoba?

Sumber
Langganan:
Postingan (Atom)